Kamis, 25 September 2014

FKIP Bahasa Inggris

Informasi Umum
Jurusan ini mendidik calon sarjana pendidikan yang memiliki kompetensi sebagai guru Bahasa Inggris yang handal dan profesional, siap menghadapi tuntutan profesionalitas guru. Kualifikasi dosen jurusan ini sebagian besar bergelar Doktor dan Master dari berbagai unversitas di luar negeri. Selain itu juga ditunjang oleh tenaga pengajar Native Speaker dari English Speaking Country terutama untuk mata kuliah Speaking.
Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris memiliki sarana dan prasarana serta fasilitas yang sangat memadai sebagai penunjang pelaksana pembelajaran, yaitu  ruang kelas multimedia, Computerized Digital Language Laboratory, Laboratorium Drama, Laboratorium Micro Teaching. Selain itu, juga didukung oleh unit-unit yang berhubungan dengan peningkatan kualitas pembelajaran antara lain, Language Center (LC), American Corner (Amcor), American Foundation (AMINEF), dan Kursus Bahasa Asing (KBA). Fasilitas bersama seperti Digital Library dan Internet hotspot area juga sangat menunjang belajar mahasiswa.
Untuk membekali lulusan dengan ketrampilan tambahan dan siap bekerja di masyarakat, maka jurusan ini menyajikan mata kuliah English for Young Learners (EYL), Bussiness English (BE), dan Translation. Mahasiswa dapat bebas memilih satu dari tiga mata kuliah pilihan tersebut. Harapannya, alumninya dapat memiliki ketrampilan yang menunjang masa depannya, memliki ketrampilan berbisnis, berwirausaha, serta dapat bergelut di bidang perhotelan atau pariwisata.
Berbagai kegiatan ekstra yang secara rutin dan berkala diselenggarakan oleh JBPIng adalah Academic Dialogue, General Lecture, English Camp, English Movie Club, Debate Contest, Sport dan Ice Cream Party, dan English Nite. Khusus pada hari Rabu dan Jum’at, mahasiswa dan dosen JPBIng wajib mengenakan PIN bertuliskan “Just speak English with me”, sebagai identitas pelaksana program English day di Jurusan pendidikan Bahasa Inggris. Dengan slogan JPBIng berbunyi “English Brings You A Bright Future”, maka JPBIng yakin mampu menjadi prodi yang benar-benar dapat mencetak lulusannya memiliki masa depan yang cerah dan professional. 

UMM

Visi

Menjadikan Universitas terkemuka dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni (IPTEKS) berdasarkan nilai-nilai Islam.

Misi

  • Menyelenggarakan pendidikan yang bermutu.
  • Menyelenggarakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dapat meningkatkan kesejahteraan manusia.
  • Menyelenggarakan pengelolaan universitas yang amanah.
  • Menyelenggarakan civitas akademika dalam kehidupan yang Islami sehingga mampu beruswah khasanah.
  • Menyelenggarakan kerjasama dengan pihak lain yang saling menguntungkan dalam pengembangan IPTEKS.

Sejarah Singkat UMM
Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) berdiri pada tahun 1964, atas prakarsa tokoh-tokoh dan Pimpinan Muhammadiyah Daerah Malang. Pada awal berdirinya Universitas Muhammadiyah Malang merupakan cabang dari Universitas Muhammadiyah Jakarta, yang didirikan oleh Yayasan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Jakarta dengan Akte Notaris R. Sihojo Wongsowidjojo di Jakarta No. 71 tang-gal 19 Juni 1963.

Pada waktu itu, Universitas Muhammadiyah Malang mempunyai 3 (tiga) fakultas, yaitu (1) Fakultas Ekonomi, (2) Fakultas Hukum, dan (3) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Jurusan Pendidikan Agama. Ketiga fakultas ini mendapat status Terdaftar dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi pada tahun 1966 dengan Surat Keputusan Nomor 68/B-Swt/p/1966 tertanggal 30 Desember 1966.
Pada tanggal 1 Juli 1968 Universitas Muhammadiyah Malang resmi menjadi universitas yang berdiri sendiri (terpisah dari Universitas Muhammadiyah Jakarta), yang penyelenggaraannya berada di tangan Yayasan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Malang, dengan Akte Notaris R. Sudiono, No. 2 tertanggal 1 Juli 1968. Pada perkembangan berikutnya akte ini kemudian diperbaharui dengan Akte Notaris G. Kamarudzaman No. 7 Tanggal 6 Juni 1975, dan diperbaharui lagi dengan Akte Notaris Kumalasari, S.H. No. 026 tanggal 24 November 1988 dan didaftar pada Pengadilan Malang Negeri No. 88/PP/YYS/ XI/ 1988 tanggal 28 November 1988.
Pada tahun 1968, Universitas Muhammadiyah Malang menambah fakultas baru, yaitu Fakultas Kesejahteraan Sosial yang merupakan fi‘lial dari Fakultas Kesejahteraan Sosial Universitas Muhammadiyah Jakarta. Dengan demikian, pada saat itu Universitas Muhammadiyah Malang telah memiliki empat fakultas. Selain itu, FKIP Jurusan Pendidikan Agama mendaftarkan diri sebagai Fakultas Agama yang berada dalam naungan Departemen Agama dengan nama Fakultas Tarbiyah.
Pada tahun 1970 Fakultas Tarbiyah ini mendapatkan status yang sama dengan Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (IAIN), dengan Surat Keputusan Menteri Agama Nomor 50 Tahun 1970. Pada tahun ini pula Fakultas Kesejahteraan Sosial mengubah namanya menjadi Fakultas Ilmu Sosial dengan Jurusan Kesejahteraan Sosial. Kemudian pada tahun 1975 Fakultas ini resmi berdiri sendiri (terpisah dari Universitas Muhammadiyah Jakarta) dengan Surat Keputusan Terdaftar Nomor 022 A/1/1975 tanggal 16 April 1975.

Fakultas yang kemudian ditambahkan adalah Fakultas Teknik, yaitu pada tahun 1977. Pada tahun 1980 dibuka pula Fakultas Pertanian, kemudian menyusul Fakultas Peternakan. Antara tahun 1983 sampai dengan 1993, ditambahkan jurusan-jurusan baru dan ditingkatkan status jurusan-jurusan yang suudah ada. Yang terakhir, pada tahun 1993 Universitas Muhammadiyah Malang membuka Program Pascasarjana Program Studi Magister Manajemen dan Magister Sosiologi Pedesaan
. 
Sampai tahun akademik 1994/1995 ini, Universitas Muhammadiyah Malang telah memiliki 9 fakultas dan 25 jurusan/program studi tingkat strata Si, dua program studi strata-S2, dan satu akademi /strata-D3 Keperawatan.
Pada rentang tiga puluh tahun perjalanan UMM ini (1964- 1994), perkembangan yang paling berarti dimulai pada tahun 1983-an. Sejak saat itu dan seterusnya UMM mencatat perkembangan yang sangat mengesankan, balk dalam bidang peningkatan status Jurusan, dalam pembenahan administrasi, penambahan sarana dan fasilitas kampus, maupun penambahan dan peningkatan kualitas tenaga pengelolanya (administrasi dan akademik).  Tahun 2009, UMM menggabungkan Fakultas Pertanian dan Fakultas Peternakan-Perikanan menjadi Fakultas Pertanian dan Peternakan agar sesuai dengan konsorsium Ilmu-ilmu Pertanian.

Dalam bidang sarana fisik dan fasilitas akademik, kini telah tersedia tiga buah kampus: Kampus I di Jalan Bandung No. 1, Kampus II di Jalan Bendungan Sutami No. 188a, dan Kampus III (Kampus Terpadu) di Jalan Raya Tlogo Mas. Dalam bidang peningkatan kuantitas dan kualitas tenaga akademik, telah dilakukan (1) rekruitmen dosen-dosen muda yang berasal dari berbagai perguruan tinggi terkemuka di pulau Jawa, (2) Peningkatan kualitas para dosen dengan mengirim mereka untuk studi lanjut (S2 dan S3) di dalam maupun di luar negeri.
Berkat perjuangan yang tidak mengenal berhenti ini, maka kini Universitas Muhammadiyah Malang sudah menjelma ke arah perguruan tinggi alternatif. Hal ini sudah diakui pula oleh Koordinator Kopertis Wilayah VII  yang pada pidato resminya pada wisuda sarjana Universitas Muhammadiyah Malang tanggal 11 Juli 1992, mengemukakan bahwa UMM tergolong perguruan tinggi yang besar dan berprospek untuk menjadi perguruan tinggi masa depan.

Dengan kondisi yang terus ditingkatkan, kini Universitas Muhammadiyah Malang dengan bangga tetapi rendah hati siap menyongsong masa depan, untuk ikut serta dalam tugas bersama "mencerdaskan kehidupan bangsa" dan "membangun manusia Indonesia seutuhnya" dalam menuju menjadi bangsa Indonesia yang bermartabat dan sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia.

Rabu, 24 September 2014

Makanan Khas Tuban


Ampo Camilan Khas Tuban
CHOCO STICK atau TANAH?
Ampo namanya. Sepintas terlihat spt choco stick ya.. Siapa sangka itu adalah tanah liat yang diserut. Masyaraakat Tuban percaya bahwa ampo dapat menguatkan sistem pencernaan. Bahkan memakan tanah liat juga dipercaya sebagai obat yang dapat mengobati beberapa macam penyakit.
Proses pembuatan Ampo terbilang cukup sederhana. Tidak semua tanah dapat dijadikan ampo. Ampo dibuat dari tanah liat pilihan yang terbebas dari kotoran, kerikil, pasir dan sampah. Kemudian tanah liat dicampur air sampai kalis, lantas dipadatkan menjadi balok. Barulah balok tanah liat tadi diserut dengan kayu pipih/bambu, sehingga tanah liat membentuk gulungan seperti astor. Selanjutnya serutan tanah liat tersebut dipanggang di atas tungku hingga menghitam. Biasaya proses pemanggangan ini memakan waktu 4 jam.
Meski dibuat dari bahan dasar tanah, namun ampo tidak berpengaruh terhadap kesehatan. Sebuah penelitian menyebutkan, memakan tanah liat akan melindungi dan mencegah masuknya bakteri dan virus ke usus, serta meningkatkan penyerapan nutrisi oleh tubuh.
Tak hanya di Tuban, Ampo juga dikenal di Brebes, dan sebagian wilayah di Jawa Barat. Harga ampo relatif murah yakni 150 rupiah perbungkus. Ampo buatannya biasanya dipesan para pedagang di pasar atau dijadikan oleh-oleh khas Tuban.





sumber: https://camilancamilun.wordpress.com/category/makanan-khas/makanan-khas-jawa-timur/makanan-khas-tuban/